Selasa, 22 Maret 2016

Membuat SPT Masa dan Bukti Potong PPh Pasal 23 menggunakan eSPT PPh 23

Sebelum menggunakan aplikasi eSPT PPh Pasal 23, pastikan database sudah diset melalui ODBC. Jika sudah buka aplikasi eSPT PPh Pasal 23, pilih database yang telah dikoneksi melalui ODBC. Pada saat pertama kali anda akan diminta input profil terlebih dahulu, isikan saja NPWP yang diinginkan.

Urutan tutorial eSPT PPh bisa dilihat di Laman ESPT

Setting NPWP eSPT PPh 23

Input NPWP perusahaan anda.
Lalu isikan profil perusahaan anda.
Jika sudah tekan tombol Simpan. Proses ini hanya sekali saja, jika sudah setting profil, maka untuk pembukaan aplikasi selanjutnya hanya tinggal login. Username: administrator Password: 123

Membuat SPT Masa

Setelah login, selanjutnya adalah membuat SPT Masa, tekan menu Program, lalu pilih SPT Masa, lalu tentukan Masa dan Tahun yang ingin dibuat. Lalu tekan tombol Buat.

Membuat Bukti Potong

Selanjutnya buka SPT PPh, pilih Bukti Potong PPh Pasal 23 untuk WP DN, atau Bukti Potong PPh 26 untuk WP LN. Untuk pembuatan Bukti Potongnya.
Lalu isikan saja sesuai jenis transaksinya. Isi nomor bukti potong, tanggal, NPWP, nama dan alamatnya.
Jika sudah simpan. Selesai deh pembuatan untuk satu bukti potong. Untuk bukti potong selanjutnya isikan saja, jika tidak ada "tekan tombol tutup". Jika sudah tidak ada lagi bukti potong yang di input. Maka Selanjutnya adalah mencetak SPT Masa PPh 23.

Silahkan dilihat di daftar isi eSPT untuk urutan tutorialnya.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

3 komentar:

  1. masih bingung atuh gmn caranya

    BalasHapus
  2. konten lengkapnyaa lihat di sini -> https://blog.cidcidcuid.com/p/espt-pajak.html

    BalasHapus

Anda harus sign ke akun Google terlebih dahulu untuk memberi komentar