Sunday, April 9, 2017

Pengalaman mengajukan PKP badan dan Permohonan Sertifikat digital

Assalamualaikum. Wr. Wb. Bro/Sis

Sudah hampir 2 bulan tidak menulis diblog ini, karena memang sibuk di lapangan. Oke langsung saja sesuai judul, beberapa waktu yang lalu ada client meminta dibuatkan agar perusahaannya PKP. Nah secara singkat prosesnya seperti ini.


1. Mengajukan PKP
2. Tunggu Survey
3. Cetak SPPKP di KPP
4. Mengajukan Kode Aktivasi dan Password
5. Tunggu Pos Kode aktivasi dan email password aktivasi
6. Pengajuan Sertifikat Elektronik dan Efin (opsional)
7. Meminta nomor seri faktur
8. Aktifasi aplikasi eFaktur
9. Siap buat Faktur untuk transaksi

Untuk detailnya berdasarkan praktek langsung di lapangan.
1. Mengajukan PKP
Syarat yang dibutuhkan adalah, Surat permohonan PKP, KTP pengurus, Akta Perusahaan, Foto Lokasi, dan Peta, SKT, daftar Aset, SKDP, SIUP, TDP, FC NPWP, Pengesahan dari kementrian. dan surat kuasa jika diwakilkan. Kemudian ajukan di loket penerimaan surat.

2. Tunggu Survey
Nah harap-harap cemas jika kantornya berupa virtual office, nah ni klien yang saya urus, kantornya virtual office, dan tidak memiliki kantor sama sekali. Akhirnya ditolak saat disurvey. Akhirnya klien saya tebus sewa untuk kantor tersebut, dan pada survey ke 2 langsung lolos. Mengenai apa yang ditanyakan, pastinya tentang kegiatan usaha yang ada di kantor, kooperatif saja lah, klo perlu ajak diskusi petugasnya mengenai perpajakan. Proses survey dari pengajuan bisa cepat dalam seminggu, paling lama 2 minggu.

3. Cetak SPPKP di KPP
Nah kita harus aktif ke kantor pajak untuk menanyakan status approval PKP. Biasanya tidak sampai seminggu, dan harus terus di pantau, jika sudah approval dan disetujui nanti bisa ditunggu untuk dicetak surat pengukuhan.

4. Mengajukan Kode Aktivasi dan Password.
Nah jangan dipikir setelah SPPKP terbit, selesai urusan, belum, masih ada kelanjutannya, yaitu memohon kode aktivasi dan password. Pengajuan kode aktivasi dan password bisa diwakilkan dengan surat kuasa.

5. Tunggu Pos Kode aktivasi dan email password aktivasi
Nah ini yang harap-harap cemas, kita harus aktif, apalagi klo yang diuber-uber nagih invoice, untuk email password aktivasi maksimal 3 hari sudah dikirim, tetapi kode aktivasi pos bisa lebih lama. Walaupun kantor pajak mengirimkannya sesuai prosedur. Tetapi masalah justru yang terbesar adalah di kantor pos.Nah disini kita harus uber bagian pelayanan pajak, sampai dimana status suratnya, jika perlu minta nomor resi, atau tanya dimana kantor pos mana yang melayani pengiriman pos. Lalu kita bisa pantau di kantor posnya. Jika sudah diterima, tentunya langsung saja aktifasi online. Pakai hp juga bisa, buka efaktur.pajak.go.id, login dengan user NPWP dan password aktivasi yang telah diemail, kemudian input kode aktivasinya, lalu aktivasi selesai deh akun PKP aktif.

6. Pengajuan Sertifikat Elektronik
Nah untuk hal ini, nama yang dipengurus harus hadir, karena terkait dengan tanggung jawab atas PPN nya nanti. Datang saja, minta pengajuan sertifikat digital, nanti akan diberikan formulir ceklist sertifikat digital, pastikan lengkap ya, (Akta, SPT Badan tahun terakhir, Surat PKP, SKT, kode aktivasi, npwp perusahaan, ktp dan npwp pengurus, cd / flash disk berisi foto pengurus (salah satu saja).Lalu isi surat pernyataan yang ada di form pengajuan sertifikat digital. Lalu tanyakan ke bagian pelayanan, dimana tempat menyerahkan berkas pengajuan sertifikat digital, karena beda KPP beda juga pelayanannya.

oya siapkan passphrase (password untuk sertifikat digital) anda tentukan sendiri saja yang gampang dan mudah diingat, misal "cidcidcuid".

7. Meminta nomor seri faktur
Jika anda sudah mendapat sertifikat digital, masuk ke efaktur,pajak.go.id, login lalu pilih menu permohonan nomor seri faktur, lalu isikan saja faktur yang diminta, isikan sesuai kebutuhan saja jangan lebay, nanti mubazir.

8. Aktifasi aplikasi eFaktur
Bisa dilihat di artikel saya disini (tapi kayaknya belum lengkap... :p)

9. Siap buat Faktur untuk transaksi

Selesai deh, pastikan anda lapor ke pajak walaupun tidak ada transaksi, bayar dan lapor adalah tanggal terakhir tiap bulan, jika telat lapor denda 500ribu saja, telat bayar denda 2 % per bulan ,

Ok bro/sis itu saja pengalaman mengajukan PKP. :)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengalaman mengajukan PKP badan dan Permohonan Sertifikat digital

2 komentar:

  1. Mas bro, mau nanya dong, sy pernah disurvey sama kantor pajak utk pengurusan PKP, tp kebetulan sy sedang tidak di kantor. dan orang pajak itu kecewa. Yg sama mau tanya, mas bro tau gak, orang pajak itu bakal survei lagi gak? soalnya di artikel diatas, ente info klo ada survei ke 2. Terima kasih penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Datang saja ke kpp minta resurvey lagi. Pastikan stand by. Karena org pajak dtg tiba2. Klo kasus saya diatas gak pny kantor pas ngajuin pkp. Jadinya minta resurvey, setelah dapet tempat.

      Delete

Anda harus sign ke akun Google terlebih dahulu untuk memberi komentar