Tuesday, November 17, 2015

Memasukkan jatah faktur pajak (e-Nofa) ke aplikasi eFaktur

Untuk membuat faktur, tentunya anda telah meminta nomor seri fakturnya dulu ke KPP atau via online di efaktur.pajak.go.id, Atau bisa lihat di tutorial sebelumnya. Ok anggap saja anda telah memiliki e-Nofa/atau surat pemberian nomor seri faktur pajak.


Di dalam surat e-Nofa, perhatikan bagian berikut (sebagai contoh):

Nah itu adalah jatah nomor fakturnya, lalu perhatikan bagian ini:

Tanggal tersebut adalah batas tanggal minimal dimana anda bisa memulai menggunakan nomor seri faktur tersebut untuk transaksi-transaki pada perusahaan anda.

Ok selanjutnya jalankan aplikasi efaktur. Lalu klik pada "Referensi" lalu pilih "Referensi Nomor Faktur" .

Berikut adalah jendela "Referensi Nomor Faktur"


Lalu klik "Rekam Range Nomor Faktur"., Lalu muncul lah jendela "Rekam Referensi Nomor Faktur" Seperti berikut:

Nah isikan deh sesuai dengan enofa lalu klik rekam nomor faktur, pastikan jangan ada yang salah. Klo ada yang salah tidak bisa dihapus selain di reset aplikasinya. Tampilannya berikut ini kalau udah salah mau dihapus... :D

Solusinya selain reset, ya hapus saja range nomor faktur yang salah tersebut, walau sebenarnya tidak hilang dari referensi nomor faktur, tapi nomor tersebut tidak akan muncul pada saat membuat faktur pajak. Jika sudah di hapus->update referensi nomor faktur -> yes, maka anda dapat membuat nomor referensi faktur pajak yang benar.

Biar tidak repot hapus, ya makannya harus yang teliti... :p

Ok, jika anda telah klik "Rekam Nomor faktur" maka referensi sudah terekam dan akan otomatis jadi acuan nomor faktur pajak pada saat pembuatan faktur pajak di aplikasi eFaktur.

:)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Memasukkan jatah faktur pajak (e-Nofa) ke aplikasi eFaktur

22 komentar:

  1. sudah saya hapus dan input ulang range fakturnya
    tapi tetap ga bisa tampil secara otomatis ya pak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasanya kalau seperti itu, ada yang terlongkap... solusinya yang terlongkap itu di ketik manual nomor faktur pada saat rekam faktur...

      Delete
  2. Ask bang..
    1. permasalahan saya sama seperti mbak widya, Sudah rekam nomor seri faktur. Namun, pada saat hendak melakukan perekaman pajak keluaran, nomor faktur yang tampil pada form tidak sesuai dengan nomor yang saya masukkan pada referensi nomor faktur.

    2. maksudnya terlongkap uitu apa ya bang?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya terlongkap
      1. Input faktur tidak diupload namun dihapus.

      Solusinya yg terlongkap. Nomor urut bisa direvisi secara manual saat rekam faktur.

      2. Sisa faktur tahun sebelumnya tidak habis dipakai.
      Harus dihapus sisanya di ref nomor faktur

      Delete
    2. kalau harus di klik "hapus range faktur" apa akan menghapus keseluruhan gan?

      Delete
    3. Hanya menghapus nomor urut saja..

      Misal ada nomor faktur 1-10, normalnya pada saat merekam faktur akan muncul dimulai dari 1 hingga 10, tetapi jika dihapus range faktur, nomor urut itu tidak akan muncul, tapi tetap dapat digunakan/upload dengan input manual...

      Delete
  3. permasalahan saya juga sama kaya mbak widya kalo seperti itu solusinya harus dimanual yea pak terimakasih,,,,

    ReplyDelete
  4. masalahnya sama,, cara menghapus sisa faktur yang tidak dipakai gimana ya pak? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. direferensi tidak dapat dihapus, hanya dapat menonaktifkan nomor urut pada saat input faktur keluaran.

      kira2 berikut gambarannya:
      misal tahun 2015 punya faktur 1-10, yang dipakai baru 6 faktur, sisa 3 kan, yang tersisa 7-10,

      Nah sisa 7-10 itu, akan muncul pada saat input faktur ditahun 2016, makanya ketika input referensi faktur 2016, yang muncul malah 2015.

      nah fungsi hapus range nomor faktur adalah untuk mengatasi hal itu..

      jadi di 2016 bisa start dengan faktur yang baru.

      tapi biarpun range faktur terhapus di referensi, faktur yang belum digunakan itu tetap dapat di input secara manual, dan dapat diupload (approval), karena saya sdh coba sendiri kok dan bisa.. :)

      hal tersebut berlaku pula untuk faktur-faktur yang terlongkap. bisa digunakan, dengan input faktur secara manual saat membuat faktur baru (rekam faktur)

      Delete
  5. mohon informasinya pak? thanks

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. Selamat siang pak,saya mau Tanya no range yang terhapus bisa digunkan kembali atau tidak ya,soalnya no seri itu baru dan baru di pergunakan 1 faktur keluaran.namun mau buat faktur keluaran selanjutnya tidak bisa muncul Etax-20018:Range nomor faktur tidak tersedia.kemudian saya buat manual juga gk bisa munculnya etax-20017:nomor faktur tidak termasuk dalam range referensi nomor faktur. mohon bantuanya ya pak.terima kasih

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Selamat siang pak,saya mau Tanya no range yang terhapus bisa digunkan kembali atau tidak ya,soalnya no seri itu baru dan baru di pergunakan 1 faktur keluaran.namun mau buat faktur keluaran selanjutnya tidak bisa muncul Etax-20018:Range nomor faktur tidak tersedia.kemudian saya buat manual juga gk bisa munculnya etax-20017:nomor faktur tidak termasuk dalam range referensi nomor faktur. mohon bantuanya ya pak.terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Misal input referensi seri 1-10,

      baru digunakan satu, dan tanpa sengaja menghapus range faktur

      maka di referensi harus diinput lagi, tapi bukan 1-10, melainkan 2-10.

      silahkan dicoba.. :)

      Delete
  11. pak saya mau nanya menginput nomor seri faktur pajak gimana ya kalo baru bulan agustus ini gunakannYA APA LANGSUNG DARI NOMOR SISA YG BELUM DIPAKAI SAMPAI DENGAN NOMOR TERAKHIR

    ReplyDelete
    Replies
    1. nomor sisa tahun 2015 tidak bisa digunakan di 2016, tapi klau sisa 2016, ya dari nomor sisa s/d yang terakhir saja yang diinput.

      Delete
  12. Pak ... saya mau tanya... aplikasi efaktur saya sudah 2 kali saya reset, dan ini berakibat saya harus mengerjakan lagi dari awal, problem yang saya temui 2x itu update database gagal dan muncul error etax11001..
    saya bingung hrs bagaimana pak, apa komputer saya yang rusak atw servernya tidak mendukung atw bagaimana ya pak... terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. download aplikasi efaktur yang terbaru. terus register dengan kode aktivasi yang terbaru (setelah reset akan dapat kode aktivasi yang baru). untuk database lama, coba jalankan tanpa koneksi internet, biasanya bisa masuk aplikasi dan bisa expor data yang pernah di input. jadi tidak perlu menjalankan dari awal lagi.

      Delete
  13. pak, saya mau tanya... saya sudah rekam range nomor faktur pajak yang baru pada ESPT, ketika saya mau buat faktur pajak baru, malah yang tampil nomor faktur pajak yang lama yang sudah saya kembalikan ke kantor pajak. gimana solusinya ya?

    ReplyDelete

Anda harus sign ke akun Google terlebih dahulu untuk memberi komentar